Kapan Sebaiknya Wanita itu Hamil?

(Hamilsiana). Kapan Sebaiknya Wanita itu Hamil? Mungkin pertanyaan ini pernah terlintas dibenak Anda para Wanita. Semua wanita yang sudah haid mungkin bisa hamil, karena dengan haid berarti Ia sudah menghasilkan sel telur. Sel telur yang dibuahi suami akan menjadi anak. Namun. tidak semua wanita yang sudah haid layak untuk menikah. Ada Undang-undang Perkawinan yang mengatur agar perkawinan tidak berlangsung pada usia muda. Menurut ilmu kedokteran, perkawinan pada usia muda pun tidak menyehatkan. Tidak hanya bagi pihak istri, tetapi juga tidak sehat bagi pihak suami. Kehamilan yang sehat memerlukan tubuh yang sehat. Untuk mendapat kehamilan yang baik, alat-alat tubuh wanita sebaiknya sudah cukup matang. Rahimnya sudah cukup kuat dan besarnya pun sudah penuh. Dengan demikian, rahim akan mampu menggendong bayi di dalamnya. 
Kapan Sebaiknya Wanita itu Hamil?
Ilustrasi
Semasa gadis remaja, alat kandungan belum terbentuk sempurna. Ukuran dan kekuatan rahim pun belum sempurna. Demikian pula dengan alat-alat yang melengkapi rahim. Otot-otot rahim, otot dan tali penggantung rahim, fungsi hormon rahim, dan fungsi hormon indung telur belum sempurna. Jika kehamilan terjadi sebelum rahim kuat dan sempurna maka kehamilan mudah terganggu. Bayi dalam kandungan si ibu kurang terlindung. Gangguan kehamilan pada ibu muda usia dapat merugikan ibu maupun anaknya. Wanita yang hamil terlalu muda menjadi lemah pada hari tuanya. Alat kandungannya lebih mudah melemah disbanding wanita yang hamil pada usia yang lebih tua. Namun, kehamilan juga tidak boleh terjadi pada usia yang terlalu tua. Hamil setelah berumur 35 tahun juga tidak sehat. Alat kandungan sudah mulai lemah, dan ini dapat merugikan ibu maupun anak yang dikandungnya.

Hamil yang sehat ini dianjurkan paling muda pada umur 20 tahun, karena pada umur 20 tahun alat kandungan dan penyangganya sudah cukup matang. Namun, hamil terakhir sebaiknya tidak melebihi umur 34 tahun. Itu berarti bahwa sebelum berumur 20 tahun sebaiknya tidak menikah dulu. Kalaupun terlanjur menikah, sebaiknya tidak langsung hamil dulu. Tunda kehamilan sampai umur laik hamil. Kehamilan sebaiknya juga tidak terjadi setelah berumur 35 tahun. Kehamilan pada ibu yang sudah lebih tua tergolong tidak sehat. Kemungkinan dapat membuahkan anak yang tidak sehat. Bayi cacat lahir sering berasal dari kehamilan ibu pada usia di atas 35 tahun.

Kehamilan yang sulit juga sering terjadi pada kehamilan di atas 35 tahun. Selain siap jasmani, ibu hamil juga perlu slap mental. Ibu harus sudah siap untuk merawat, mengasuh, dan mendidik anaknya. Jika ibu belum siap membesarkan anaknya, dikhawatirkan pertumbuhan anaknya tidak mencapai puncak. Badannya kecil dan kurang gizi. Anak lemah dan menjadi sering jatuh sakit atau cedera. Anak juga membutuhkan perkembangan yang sehat. Bukan hanya fisik yang harus tumbuh normal. Anak juga perlu kasih sayang ibu. Anak perlu nasihat, perlu didikan, dan tuntunan orangtuanya. Untuk itu, semua anak membutuhkan seorang ibu yang sudah dewasa. Ibu yang bersedia berkorban untuk kepentingan anak. Ibu yang rela melupakan kepentingan pribadinya untuk anaknya.

Sekian uraian tentang Kapan Sebaiknya Wanita itu Hamil?, semoga bermanfaat. 

BACA JUGA

Ditulis Oleh : Printersiana // 12.26

0 komentar:

Posting Komentar